Jakarta – Mantan Presiden AS, Donald Trump, mengumumkan pada hari Jumat bahwa Amerika Serikat akan segera menghentikan semua pembicaraan perdagangan dengan Kanada. INITOGEL Keputusan ini ia ambil sebagai respons atas rencana Kanada memungut pajak layanan digital dari perusahaan teknologi asal AS, seperti Amazon, Google, dan Meta.
Lewat akun Truth Social, Trump menyebut langkah Kanada meniru Uni Eropa yang lebih dulu mengenakan pajak serupa. Ia juga menyebut pajak itu sebagai “serangan langsung” terhadap AS.
Tuvalu di Ambang Tenggelam, Warganya Berlomba Menuju Australia
“Kami akan beri tahu Kanada tarif yang harus mereka bayar jika ingin berbisnis dengan Amerika Serikat dalam tujuh hari ke depan,” tulis Trump dikutip dari CNBC, Sabtu (28/6/2025).
Dalam unggahan tersebut, Trump juga mengkritik kebijakan perdagangan Kanada selama ini, terutama soal tarif tinggi pada produk susu dari AS yang disebut bisa mencapai 400%.
Berbicara di Gedung Putih pada malam harinya, Trump mengatakan bahwa Kanada “bodoh” karena tetap melanjutkan kebijakan pajak itu. Ia menegaskan bahwa semua negosiasi dagang dengan Kanada akan dihentikan sampai negara itu mencabut pajak tersebut.
Sampai berita ini ditulis, pihak Perdana Menteri Kanada Mark Carney belum memberikan komentar.
Nilai Perdagangan 2 Negara
Ketegangan ini berpotensi mengganggu hubungan dagang antara kedua negara yang selama ini menjadi mitra utama. Menurut data perwakilan perdagangan AS, nilai perdagangan barang antara AS dan Kanada mencapai sekitar USD 762 miliar pada tahun lalu.
Reaksi pasar pun langsung terasa. Indeks S&P 500 dan Nasdaq Composite sempat turun setelah pengumuman Trump, padahal sebelumnya sempat menyentuh rekor tertinggi.
Pajak layanan digital yang dipermasalahkan ini sebenarnya sudah diberlakukan sejak tahun lalu dan berlaku surut hingga 2022. Pajak tersebut tidak hanya ditujukan untuk perusahaan asing, tapi juga berlaku untuk perusahaan teknologi domestik di Kanada.
Retroaktif
Pemerintah Kanada bersikukuh untuk tetap menerapkan kebijakan ini meskipun AS menentangnya. Menteri Keuangan Kanada, Scott Bessent, mengatakan pada acara CNBC bahwa kebijakan pajak itu seharusnya tidak diberlakukan secara retroaktif, namun mereka tetap jalan terus.
Bessent menambahkan bahwa pemerintahan Trump berharap pemerintah Kanada akan membatalkan kebijakan itu sebagai bentuk niat baik. Jika tidak, Trump mempertimbangkan untuk meminta perwakilan perdagangannya, Jamieson Greer, menyelidiki potensi kerugian bagi AS berdasarkan UU Perdagangan 1974.
Sumber : Detik88.id